Rabu, 02 November 2016

Pemahaman Lokasi Melalui Peta (kls 7 BAB 1)



Pemahaman Lokasi Melalui Peta


Sebuah peta dapat menunjukan lokasi suatu tempat. Peta adalah gambaran permukaan bumi pada suatu bidang datar dan diperkecil dengan menggunakan skala. Peta yang baik harus memilki sejumlah informasi agar pengguna peta dapat memahami isi peta.
 Sebuah peta terdiri atas beberapa komponen penyusunannya. Komponen penyusunnya terdiri atas judul peta, skala peta, orientasi utara, simbol peta, garis astronomis, inset, legenda, dan sumber peta.

1. Judul Peta
Judul peta adalah keterangan yang menunjukkan isi suatu peta. Sebagai contoh, judul sebuah peta, “peta persebaran hutan di Indonesia”, maka isi dari peta tersebut adalah berisi tentang sebaran hutan yang ada di Indonesia berupa luas hutan, jenis pohon dan lain-lain.

2. Skala Peta
Skala peta menunjukkan perbandingan antara jarak di peta dengan jarak sesungguhnya di lapangan atau jarak sebenarnya. Jika skala pada sebuah peta adalah 1 : 1000.000, memiliki arti objek yang jaraknya 1 cm di peta berbanding atau sama dengan 1.000. 000 cm atau 1 km di lapangan.
 
Skala peta dapat dibedakan menjadi skala angka dan skala garis atau grafis.
1). Skala angka
Skala angka berwujud perbandingan angka, misalnya 1: 10.000. Jika tidak disebutkan satuannya di belakang angka tersebut berarti satuan yang digunakan adalah cm, sehingga skala angka tersebut dibaca 1 cm di peta sama dengan 10.000 cm di lapangan.
2). Skala garis atau grafis
Skala grafis adalah skala peta yang berbentuk garis dengan ukuran tertentu. Skala grafis biasanya ada dalam kolom legenda.

3. Orientasi Utara
Sebuah peta harus memiliki orientasi arah utara agar pengguna peta dapat mengetahui arah letak suatu lokasi. Bentuk orientasi ditunjukkan oleh simbol berbentuk panah dengan bentuk yang bervariasi. Penempatannya pada kolom legenda atau pada bagian yang kosong di muka peta.

4. Simbol peta
Simbol peta adalah tanda khusus pada peta yang mewakili objek yang dipetakan. Tujuannya adalah untuk memudahkan pengguna peta dalam memahami isi peta. Berdasarkan bentuknya, simbol peta dapat dibedakan menjadi :
1). Simbol titik
Simbol titik pada peta dapat beragam bentuknya. Simbol titik dapat berupa lingkaran, bujursangkar, segitiga dan lainnya. Lambang ibukota biasanya diberi simbol bujursangkar, gunung api berbentuk segitiga dan ibukota kabupaten berbentuk lingkaran.
2). Simbol Garis
Simbol garis dapat digambar dalam beragam bentuk dan ukuran ketebalan. Ketebalan garis dapat diatur sesuai dengan kaidah perpetaan. Simbol jalan biasanya berupa garis kontinyu (tanpa putus-putus) dengan ketebalan sesuai dengan kelas jalannya.
3). Simbol warna
Simbol warna digunakan pada peta dengan aturan tertentu. Karena ada aturan perpetaan maka tidak sembarang warna dapat digunakan untuk objek-objek tertentu.
Warna perairan (sungai, danau dan laut) diberi warna biru, jalan diberi warna merah, dan lain-lain. Warna ketinggian dan kedalaman disesuaikan dengan objeknya yang menunjukkan adanya perubahan secara teratur dan seterusnya. Misalnya kedalaman laut diberi warna biru dengan tingkat perubahan yang teratur dari biru terang ke biru gelap.
4). Simbol Area
Objek yang digambar pada peta biasanya berupa ilustrasi dari objek yang ada di lapangan. Simbol area juga memiliki aturan tertentu dalam pemetaannya. Misalnya area berupa sawah digambarkan dalam bentuk polygon tertutup yang di dalamnya terdapat symbol tanaman padi.

5). Garis Koordinat
Garis koordinat adalah garis khayal pada peta berupa koordinat peta dalam bentuk garis lintang dan garis bujur. Garis koordinat sangat penting pada peta karena akan menunjukkan lokasi pada peta disbanding lokasi lainnya di permukaan bumi serta menggambarkan karakteristik suatu lokasi atau wilayah yang dipetakan. Sebagai contoh, suatu lokasi yang terletak pada lintang tropis akan memiliki karakteristik iklim tropis.

6. Inset
Inset merupakan peta kecil yang ada pada suatu peta untuk menunjukkan lokasi daerah yang dipetakan diantara lokasi lainnya yang lebih luas.

7. Legenda
Legenda menunjukkan keterangan semua objek yang ada atau muncul pada muka peta. Pada legenda inilah seorang pembaca peta akan mengetahui tentang objek yang ada pada wilayah yang dipetakan.

8. Sumber Peta
Sumber peta menunjukkan orang atau lembaga yang membuat peta. Dari sumber peta inilah diperoleh informasi untuk pembuat peta, sehingga bisa dinilai kualitas peta yang dihasilkannya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar