Rabu, 02 November 2016

LETAK WILAYAH DAN PENGARUHNYA BAGI KEADAAAN ALAM INDONESIA (kls 7 BAB 1)



LETAK WILAYAH DAN PENGARUHNYA BAGI KEADAAAN ALAM INDONESIA


1.     Letak Astronomis

letak Astronomis adalah letak suatu tempat dilihat dari posisi garis lintang dan garis bujur.  
Garis lintang merupakan garis imajiner yang membentang secara horisontal melingkari bumi.
Garis Lintang terbagi dua yaitu Garis Lintang Utara dan Garis Lintang Selatan yang dibatasi oleh garis ekuator (khatulistiwa).
 
Garis Bujur merupakan garis imajiner yang melingkari bumi secara vertikal.
Garis Bujur dibagi menjadi dua yaitu Garis Bujur Barat dan dan Bujur Timur yang dibatasi oleh Greenwich Mean Time (GMT). Greenwich adalah sebuah kota di London Inggris. Dari Greenwich-lah, bumi dibagi menjadi garis-garis bujur imajiner. Setiap 15 derajat sama dengan satu jam. Dan, setiap 15 derajat dari sana dihitung berbeda satu jam dalam hitungan 24 jam.
Beda waktu antara GMT dan Indonesia adalah 7 jam lebih dimana Greenwich lebih awal.
Jika saat ini di Greenwich jam 01.00 pagi maka di Indonesia adalah jam 08.00.

 

Letak Astronomis Indonesia adalah 6° LU (Lintang Utara) - 11° LS (Lintang Selatan) dan antara 95° BT (Bujur Timur) - 141° BT (Bujur Timur).

Jika dilihat dari posisi astronomis Indonesia terletak di kawasan iklim tropis dan berada di belahan timur bumi.

Secara umum, keadaan iklim di Indonesia dipengaruhi oleh tiga jenis iklim yaitu iklim muson, iklim laut dan iklim tropis.
  1. Iklim musim, dipengaruhi oleh angin musim yang berubah-ubah setiap periode waktu tertentu. Biasanya satu periode perubahan adalah enam bulan.
  2. Iklim tropis, terjadi karena Indonesia berada di daerah tropis. Suhu yang tinggi mengakibatkan penguapan yang tinggi dan berpotensi untuk terjadinya hujan.
  3. Iklim laut, terjadi karena Indonesia memiliki wilayah laut yang luas, sehingga banyak menimbulkan penguapan dan akhirnya mengakibatkan terjadinya hujan.

Indonesia berada di kawasan tropis, hal ini juga mengakibatkan :
  1. Indonesia selalu disinari matahari sepanjang  tahun.
  2. Di Indonesia hanya terjadi dua kali pergantian musim dalam setahun yaitu musim kemarau dan hujan.
  3. Negara-negara yang memiliki iklim tropis pada umumnya dilimpahi alam yang luar biasa. Curah hujan tinggi akan membuat tanah menjadi subur.
  4. Flora dan fauna juga sangat beraneka ragam.

Sedangkan pengaruh dari letak garis bujur, maka Indonesia memiliki perbedaan waktu yang dibagi menjadi tiga daerah waktu yaitu Indonesia bagian timur (WIT), Indonesia bagian tengah(WITA), dan Indonesia bagian barat(WIB).

2.       Letak Geografis Indonesia
Letak geografis adalah  letak suatu wilayah ditentukan berdasarkan posisi nyata dimuka bumi dibanding posisi daerah lain.
Secara Geografis Indonesia terletak diantara Benua Asia dan Benua Australia, serta Samudera Hindia dan Samudera Pasifik. Posisi Indonesia sangat setrategis dan penting dalam kaitannya dengan perekonomian. Indonesia berada di persimpangan lalu lintas dunia. Letak geografis merupakan salah satu determinan yang menentukan masa depan dari suatu negara dalam melakukan hubungan internasional. Meski untuk sementara waktu diacuhkan, kondisi geografis suatu negara sangat menentukan peristiwa-peristiwa yang memiliki pengaruh secara global. Robert Kaplan menuturkan bahwa geografi secara luas akan menjadi determinan yang mempengaruhi berbagai peristiwa lebih dari pada yang pernah terjadi sebelumnya (Foreign Policy, May/June, 09).

Keuntungan letak Indonesia secara geografis :
1.       Ekonomi :  
·         terjadinya proses ekspor dan impor yang luas
·         kaya akan hasil laut
·         SDA yang melimpah (wilayah hutan yang sangat luas)
·         daerah yang strategis untuk perdagangan Internasional
·         bisa bertransaksi dengan negara satu dan lainnya melalui infrastruktur negara
2.       Transportasi :
·         sebagai jalur transit internasional
·         sebagai lalu lintas internasional
·         menerima dampak peningkatan transportasi modern dari negara maju
·         sebagai objek wisata bisnis transportasi
3.   Komunikasi :
·         dapat mempelajari bahasa asing dari kaum pedagang
·         hubungan internasional yang terjalin baik
·         Indonesia mudah berkomunikasi dan menjalin relasi dengan negara lain         
·         kaya akan variasi teknologi komunikasi

Indonesia berbatasan dengan 10 (sepuluh) negara tetangga, baik berupa batas darat maupun batas laut. Indonesia berbatasan di darat dengan negara Malaysia, Papua New Guinea (PNG), dan Timor Leste, sedangkan batas lautnya dengan negara India, Thailand, Malaysia, Singapura, Vietnam, Filipina, Palau, Papua New Guinea, Australia, dan Timor-Leste. Batas Indonesia juga dapat dilihat dari posisinya (utara, selatan, barat, timur), yaitu sebagai berikut:
• Sebelah utara Indonesia berbatasan dengan Malaysia, Singapura, Palau, Filipina, dan Laut Cina Selatan.
• Sebelah selatan Indonesia berbatasan dengan Timor Leste, Australia, dan Samudra Hindia.
• Sebelah barat Indonesia berbatasan dengan Samudra Hindia.
• Sebelah timur Indonesia berbatasan dengan Papua Nugini dan Samudra Pasifik.

3.     Letak Geologis Indonesia
Letak geologis adalah letak suatu wilayah melihat keadaan geologinya (batu-batuan yang membentuknya).

Berdasarkan keadaan geologinya, kepulauan di Indonesia dapat dikategorikan menjadi 3 daerah, yaitu :
1.  Daerah dangkalan Sunda dibatasi garis wallace, adalah daratan didalam laut yang menghubungkan  wilayah Indonesia bagian barat dengan benua Asia. Juga merupakan landas kontingen perpanjangan lempeng benua Eurasia di Asia Tenggara dimana massa daratan  utamanya di Semenanjung Malaya, Sumatra, Jawa, Madura, Bali dan pulau pulau kecil disekitarnya. Pada awalnya benua Asia dan wilayah Indonesia bagian Barat merupakan satu benua. Sejak masa es mencair wilayah ini tergenang air laut. Daratan yang terpisah dari benua asia memiliki keragaman flora dan fauna yang mirip dengan benua asia dan disebut flora dan fauna Asiatis. Contoh : pohon meranti, pohon rambutan, durian, harimau, banteng, badak dan gajah.
2. Daerah dangkalan Sahul dibatasi garis weber adalah daratan didalam laut yang menghubungkan Indonesia bagian Timur dengan benua Australia. Juga merupakan bagian dari lempeng landas kontinen benua Sahul (Australia-Papua) yang terletak di lepas pantai utara Australia dan lautan selatan Papua hingga Maluku. Wilayah ini memiliki keragaman flora dan fauna yang mirip dengan benua Australia dan disebut flora dan fauna Australiatis. Contoh : pohon kayu cendana, pohon kayu putih, akasia, kakak tua, nuri, kangguru, buaya.
3. Daerah antara dangkalan Sunda (Wallace) dan dangkalan Sahul (weber), merupakan wilayah peralihan/antara dangkalan Sunda dan dangkalan Sahul. Flora dan fauna diwilayah ini disebut flora dan fauna peralihan Asiatis-Australis.

Dilihat dari segi jalur pegunungan yang ada, kepulauan Indonesia terletak di antara dua rangkaian pegunungan muda yaitu :
1.       Sirkum Mediterania, merupakan rangkaian pegunungan di Indonesia bagian barat.
2.       Sirkum Pasifik, merupakan rangkaian pegunungan di Indonesia bagian timur.

Indonesia terletak pada pertemuan lempeng (kerak bumi) lithospher, yaitu :
1.       Lempeng Indo-Australia di selatan
2.       Lempeng Eurasia di barat
3.       Lempeng Pasifik di Utara
Pergerakan lempeng di Indonesia terjadi secara konvergen, yaitu apabila 2 lempeng tertelan ke arah kerak bumi, mengakibatkan saling menumpu/terdorong ke bawah lempeng benua lainnya. Pergerakan lempeng Eurasia dan Indo-Australia (lempeng Eurasia menindih lempeng Indo-Australia) menyebabkan terbentuknya deretan gunung berapi Bukit Barisan di Sumatra, deret pegunungan Jawa, Bali dan Lombok serta terbentuknya dangkalan Sunda di laut.  Pergerakan lempeng Eurasia dan Lempeng Pasifik di Utara Indonesia menjadi akibat terbentuknya pegunungan di wilayah papua utara, Maluku Utara dan terbentuknya dangkalan Sahul.
Akibat dari letak geologis Indonesia tersebut adalah:
  1. Kepulauan Indonesia memiliki banyak gunung api yang aktif.
  2. Laut di bagian Indonesia barat dan lndonesia timur dangkal, di Indonesia tengah lautnya dalam.
  3. Indonesia menyimpan banyak barang tambang mineral
  4. Wilayah Indonesia termasuk daerah yang labil dan sering mengalami gempa bumi tektonik dan vulkanik
  5. Indonesia kaya akan flora dan fauna yang sangat langka.

Gempa Tektonik adalah gempa yang diakibatkan oleh gerakan lempeng bumi/kerak bumi.
Gempa vulkanik adalah gempa yang diakibatkan karena pergerakan magma menuju permukaan bumi

1 komentar:

  1. gan, izin copy paste yah untuk di posting diwebsite saya, nnti sy tambahkan url blog ini kok dengan nama pemosting diwebsite ini, maaf juga baru bilang sekarang... mohon berkenan menerima maaf saya. terimakasih sebelumnya,

    BalasHapus